Kita pernah berulang kali merasa stuck, dan itu wajar~
![]() |
| Photo by Ümit Bulut on Unsplash |
Aku yakin banyak orang diluar sana yang pasti pernah merasa apa yang aku rasain sekarang. Tentunya bukan cuma satu atau dua orang aja tapi mungkin bahkan semua orang. Belum lama ini aku nemuin kalimat ini "You get stuck when you think you should be something you’re not. When you think life should be different than it is." Dan akupun berpikir kalau mungkin kalimat itu emang bener. Aku gak mau bilang tentang orang lain karena aku gatau tentang mereka, jadi aku bakal nulis dari apa yang aku lalui sendiri.
Beberapa bulan belakangan ini aku sadar kalo aku ga menghasilkan tulisan apapun, bahkan ketika aku sudah bilang sama diri sendiri kalo aku bakal nulis seminggu sekali. Padahal aku pikir aku udah nulis banyak, tapi kenapa gaperna aku publikasikan lagi ya? Entahlah. Ternyata semua keinginanku itu hanya jadi wacana aja. Balik lagi ke kalimat tadi, mungkin emang bener aku merasa stuck dalam konteks menulis ini karena aku sempat berpikir aku bisa jadi content writer dalam waktu singkat. Padahal kenyataannya aku gabisa jadi apa yang aku inginkan dalam waktu dekat, karena apapun yang besar pasti butuh waktu yang panjang untuk jadi besar. Ngomongin tentang content writer sebenernya yang aku maksud disini adalah diriku yang bisa nulis konten secara konsisten di blog ini yah.
Aku emang sempet lupa kalo untuk bisa bangun rumah yang kokoh, semua itu harus didasari oleh pondasi rumahnya yang kuat. Alias kalo pingin blog ini jadi tempat berbagi tulisanku yang bermanfaat dan aku bisa ngehasilin tulisan yang banyak dan bagus, artinya aku harus buat pondasi tulisanku bagus dulu. Semua itu emang butuh proses dan ga makan waktu yang sedikit, meskipun ada beberapa orang yang mungkin bisa ngedapetin apa yang aku mau dengan singkat. Tapi nyatanya kalo ditelusuri pasti mereka-mereka itu juga sebelumnya sudah punya proses panjang yang kitanya aja yang ga liat semua itu.
Photo by Katrina Wright on Unsplash
Akhirnya dengan bantuan dari tulisan-tulisan yang aku baca dan salah satunya dari tinybuddha.com, seperti yang tertulis disana, aku memutuskan untuk menyerah, menikmati diriku sendiri dan nulis apa adanya. Jadi aku bilang sama sama diri sendiri kalo gapapa kalo gak semua hal yang kamu inginkan bakal terwujud dalam waktu singkat, nyerah aja sama kenyataan kalo semua hal gabisa dilakukan dalam waktu yang kita mau. Lagipula waktu kita untuk kedepannya masih panjang, lebih baik kita nikmati proses yang kita jalani dan jadikan proses ini proses paling bermakna untuk diri kita. Lagipula menulis apa adanya itu bukan suatu hal yang salah selama tidak ada orang yang dirugikan. Selama kita menuliskan sesuatu hal yang baik untuk dikonsumsi oleh orang lain, gak ada salah untuk jadi apa adanya.
Dengan apa yang aku katakan pada diriku sendiri barusan, artinya aku mengizinkan diriku untuk bertumbuh dengan semaksimal mungkin. Karna suatu hal yang terlalu dipaksakan justru biasanya berakhir tidak baik bukan? Maka dari itu aku ingetin diri sendiri tentang awal mulanya aku buat blog ini, meskipun aku sudah punya blog lainnya. Dengan menjadi vulnerable aku mencoba untuk memahami kenapa diriku bisa sampai merasa stuck dan aku juga berusaha untuk mencarikan solusinya. Dengan apa yang sudah aku tulis diatas, aku percaya kalau aku sudah kembali menemukan alasan kenapa aku buat blog ini dan kenapa aku nulis di blog ini.
Kali ini aku sampaikan untuk kalian. Teruntuk kalian yang merasa terjebak dalam suatu siklus yang membuat diri tidak bisa berkembang maju. Ingat lagi kenapa kalian mulai melakukan hal yang kalian lakukan, dan coba tanyakan pada diri sendiri alasan kenapa bisa sampai merasa terjebak disatu titik saja. Karena ga bakal banyak orang yang bisa bantu kalian untuk terus maju kecuali kalian sendiri. Inget kalo yang menentukan jalan hidup kita itu ya kita sendiri. Maukah terus merasa stuck? atau maukah kamu kembali mencoba lagi hal yang sudah kamu mulai?
Semua itu cuma kalian yang bisa jawab.
Anyways, have a good day!
Anyways, have a good day!



0 Komentar