Jerome Polin, Tokoh Muda yang Menginspirasi

Jerome Polin, Tokoh Muda Indonesia yang Menginspirasi

    Indonesia adalah suatu negara yang cukup besar, dan banyak dari penduduknya pun mempunyai prestasi yang gemilang. Kisah-kisah toko pemudanya pun banyak yang menginspirasi, salah satunya adalah Jerome Polin. Mungkin banyak orang yang mengenal nama Jerome Polin melalui konten-kontennya di kanal Youtube Nihonggo Manttappu, namun mungkin tidak sedikit pula yang mengenalnya melalui media lain seperti Instagram, Twitter, ataupun Tiktok. Berkat karakternya yang selalu membawakan energi positif dan kerja kerasnya dibelakang layar sampai saat ini, eksistensi Jerome Polin di media sosial kini bisa dibilang sudah sangat melejit. Bahkan belum lama ini Jerome yang mempunyai cita-cita menjadi Menteri Pendidikan Indonesia, berkesempatan mengobrol langsung dengan Menteri Pendidikan Indonesia, yaitu Pak Nadiem Makarim. 

    Ngomong-ngomong tentang eksistensi, Kanal Youtube milik Jerome merupakan salah satu yang paling eksis, dan hingga kini Nihonggo Manttappu telah mencapai 6.35 Juta subscribers. Dari banyaknya konten yang dibuatnya, ada salah satu video yang menghibur dan juga menarik yaitu  "Eksperimen Campur Minuman dengan Bahan Teraneh dan Esktrim". Video itu diunggah menjelang bulan April, dimana banyak netizen mulai melaksanakan April Mop. Dalam video itu, salah satu hasil eksperimen Jerome sangat membuatnya antusias, hingga dia nyeletuk bilang "Buka Toko" bahkan sampai dia meminta kakaknya, Jehian Sijabat untuk membuatkannya Toko Teh agar para Mantappu Jiwa bisa mencicipinya juga. 

    Awalnya semua itu dikira hanya keisengan belaka, namun berkat dukungan dan dorongan dari para Mantappu Jiwa, Jehian Sijabat pun berhasil membuka toko teh Menantea dalam waktu yang amat singkat, tidak lebih dari seminggu. Hal ini tentunya juga berkat kerjasama para partner-partnernya yang luar biasa. Setelah itu, kabar mengenai kecepatan membuka bisnis toko tehnya pun viral dan membuat banyak orang semakin kagum dengan Jerome dan juga kakanya Jehian. Sebelum menantea, ternyata Jerome dan kakanya Jehian pernah sama-sama membuat sebuah sebuah platform komunitas ataupun platform bernama Q&A loh.

Jerome Polin dan Jehian Sijabat dalam Forbes 30 Under 30
Jerome Polin dan Jehian Sijabat dalam Forbes 30 Under 30

 Pernah suatu hari Jerome Polin melihat nominasi Forbes dan dia pun bermimpi ingin mendapatkan nominasi dari Forbes juga. Hingga akhirnya setelah 6 tahun perjuangannya di bidangnya, pada tanggal 20 April 2021, Forbes.com menyatakan Jerome Polin dan Juga Jehian Sijabat mendapatkan nominasi Forbes 30 Under 30 di bidang Media, Marketing and Advertising. Kabar gembira ini pun dengan segara mereka bagikan di sosial media mereka masing-masing. Berikut adalah profilnya di nominasi Frobes 30 Under 30 :
A mathematics student at Waseda University in Tokyo, Indonesia-native Jerome Polin Sijabat started his YouTube channel Nihongo Mantappu in 2018 to vlog about life in Japan. With help managing it from his older brother Jehian, he has so far attracted over 6 million subscribers and 4 million followers on Instagram. Jehian's separately run talent agency in Indonesia, Q&A Group is also booming. He manages 11 YouTubers including influencers Jang Hansol (4 million subscribers) and Leonardo Edwin (1 million subscribers).

     Perjuangan Jerome Polin dalam mendapatkan nominasi dari Forbes ini memang tidak mudah dan tentunya membutuhkan waktu yang tidak singkat. Namun dari cerita pencapaiannya itu, kita bisa tahu kalau yang namanya bermimpi itu memang indah. Kalo kamu tanya alasannya kenapa? Ya karena mimpi membuat kita jadi punya tujuan pasti dalam hidup, yang mengarahkan kita menuju proses dan upaya dalam mendapatkan mimpi tersebut. Biasanya setelah kabar demikian, akan ada beberapa netizen yang iseng berkata "Jerome Polin umur 22 tahun udah masuk nominasi Forbes 30 Under 30, sedangkan aku .... zonk ". 

    Tentunya setiap orang punya reaksinya masing-masing dalam menanggapi cuitan semacam itu, namun bukankah dengan mengetahui kisah orang-orang berproses yang perlahan mendapatkan mimpinya sudah cukup bagi kita untuk menjadi pengingat bahwa kita juga harus berjuang sepertinya? Bukan untuk mendapatkan hal serupa, namun demi kehidupan kita sendiri, demi mimpi kita sendiri. Karena sejatinya manusia itu memang tercipta berbeda-beda dan latar belakang yang berbeda. Jadi gaperlu lah kita membandingkan diri dengan pencapaian mereka. Hanya sebagai pengingat. 

    Pada tulisan kali ini, saya harap cerita tentang prestasi yang Jerome Polin dapatkan bisa jadi salah satu inspirasi untuk kita yang sama-sama sedang berada difase bertumbuh. Jadi, semangat ya buat kita :D 

  




0 Komentar